“ Tak ada seorang Muslim yang menanam pohon atau menanam tanaman, lalu burung memakannya atau manusia atau hewan, kecuali ia akan mendapatkan sedekah karenanya. ” [HR. Al-Bukhoriy dlm Kitab AL-Muzaro'ah (2320), & Muslim dlm Kitab Al-Musaqoh (3950)]

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak menanam seseorang sepucuk tanaman kecuali Allah SWT menuliskan untuknya pahala sebanyak buah yang dihasilkan oleh tanaman tersebut." Kanz al-'Ummal, jil. 3, hal. 892.

Cara Menanam Bawang Merah Versi Karangawen - Demak

Posted by Cara & Teknik Friday, February 22, 2013 1 komentar
Cara Menanam Bawang Merah Versi Karangawen - Demak

1.PERSIAPAN LAHAN
Tanah di cangkul dibuat bedengan(galengan)ukuran lebar 2,5 meter panjang bebas sesuai ukuran sawah. Jarak bedengan (galengan )1 dengan bedengan lainnya lebar 80 cm kedalaman 60 cm Untuk pengairan (kalenan) dan dapat difungsikan untuk ditanami ikan (lele, bawal, nila).

2.PENGOLAHAN LAHAN
Tanah setelah dicangkul 2-3 hari taburkan pupuk kompos (kotoran sapi/kambing), SP-36,urea, ponska, kapur dolomit, Biarkan kurang lebih 2 minggu agar pupuk yang ditebarkan bereaksi di lahan yang mau ditanami bawang merah. Untuk media tanah PH TANAH 5,6 sampai 6,5

3.PERSIAPAN BIBIT
(a) Pemilihan Bibit
Pilih bibit yang bagus dan sehat (normal)berat 300-400 gram/butir bawang merah,keras(atos),sudah umur (2,5 bulan -3 bulan).Potong setiap pucuk bawang merah dengan pisau sesuai tua mudanya benih bawang merah.(kalau bibit belum begitu tua pemotongan agak banyak kira kira 3-4mm sedangkan kalau bibit benar benar tua cukup 2 mm).tua mudanya bibit bawang dilihat dari ciri ciri tlutoh.)gak coklat (tdk bening)

(b) Proses perendaman/fermentasi
Setelah proses diatas selesai lalu bibit bawang merah direndam selama 2-3 jam dengan aplikasi air+ditan + topsin + BIODEK ,( takaran air,ditan,topsin,biodek sesuai jumlah berat bibit)untuk 25 kg bibit bawang merah gunakan ½ ember air,ditan 5 sendok makan,topsin 5 tutup diaduk rata lalu baru masukan biodek 2 gelas),setelah 2-3 jam bibit direndam kemudian angkat bibit yang direndam lalu di tiriskan/diangin anginkan biarkan kering dan bibit siap di tanam dilahan yang sudah dipersiapkan .

(c) Jarak tanam bawang merah.
Jarak tanam bawang merah disaat curah hujan tinggi (musim penghujan) 15 x 20 cm dan curah hujan ringan/sedang (musim kemarau) 20 x 20 cm.cara menanam bawang merah tanah dilubangi pakai jari telunjuk atau ibu jari lalu bibit dimasukan ( bibit kelihatan pucuknya/ jangan dalam dan jangan terlalu dangkal)lalu ditekan.

4.PERAWATAN BAWANG MERAH
Setelah bawang merah ditanam umur 5 hari semprotkan biodek dan daiegro dengan aplikasi biodek 1 gelas dan daiegro 50 ml untuk setiap tangkinya (tangki isi 16 liter), aplikasi tersebut berfungsi menetralkan PH tanah (5,6 sampai 6,5), memacu pertumbuhan bawang, menguatkan tunas/calon batang bawang.

Setelah bawang merah berumur 6 hari semprotkan nostar 7 ml, ditan 3-5 sendok, akrobat 1-2 sendok makan untuk setiap tangki (isi 16 liter). Fungsi aplikasi tersebut di atas (nostar) sebagai penguat daun (kaku)dan mengobati lodos. sedangkan fungsi ditan untuk membunuh jamur. Jangan lupa tambahkan redomil 2 sendok makan apabila ada ulat tanah, lakukan penyemprotan sampai penyakit sembuh.

Setelah bawang merah umur 25 hari (disaat bawang pecah/mengumbi semprotkan dengan aplikasi daiegro merah 50 ml ditambahkan 1 tutup hormonik nasa dalam setiap tangki (isi 16 liter). Penyemprotan dilakukan 3 kali atau bawang merah sampai umur 50 hari.

5.PENYAKIT ULAT BAWANG MERAH
Semprotkan dengan aplikasi prepaton 2 tutup, 1 tutup arjuna, air dalam setiap tangki (isi 16 liter )disaat ulat mulai kelihatan/muncul (pagi antara jam 8 dan sore antara jam 4). Apabila hama ulat sangat parah cara mengatasinya dengan memancing ulat bawang dengan menyemprotkan putih telur agar mau keluar(karena ulat bawang berada didalam batang bawang)Aplikasi per tangki isi 16 liter gunakan 2 putih telur.lalu semprotkan disaat jam 4 sore, mengapa jam 4 sore atau sebelum magrib karena ulat bawang keluar dari dalam batang disaat senja/malam hari. intinya ulat bawang biar mau keluar dari batangnya dipancing putih telur (karena amis). Setelah ulat pada keluar baru habis magrib semprot dengan aplikasi di atas (prepaton+arjuna). Jangan lupa esok harinya semprot lagi dengan prepaton dan arjuna.

6.PEMUPUKAN BAWANG MERAH
Pemupukan tanaman bawang merah selain disaat pengolahan media sebelum tanam pemupukan dilakukan disaat bawang merah berusia 2 minggu dan 4 minggu (minggu ke 2 dan minggu ke 4). Pemupukan minggu ke-2 (umur 2 minggu setelah tanam) gunakan KCL, ZA, SP-36 dan UREA dengan aplikasi:
KCL 19Kg,
ZA 13 Kg,
SP-36 15 Kg
UREA 9 Kg untuk lahan 1000 m2 (/1000 m2)
sedangkan bawang merah umur 4 minggu KCL, ZA, SP-36, dan UREA. Hanya SP-36 dikurangi menjadi 13 Kg dan UREA menjadi 7 Kg untuk setiap 1000 M2. alternatif SP-36 menggunakan PONSKA 15 Kg

7.PEMANENAN BAWANG MERAH
Pemanenan bawang dilakukan disaat berumur 60-70 hari dengan ciri ciri daun bawang merah mulai rebuh 2 hari kemudian bisa dipanen,pencabutan diikat dengan tali tutus (dari bambu)dengan ukuran sedang gak usah besar besar katanya,posisi tali ikatan di pucuk jangan terlalu mepet buah.jemur disawah 3-5 hari dengan posisi daun menghadap keatas setelah mulai kering/layu dibawa pulang diangkut pakai VESPA.jika saat jemur terjadi hujan jangan lupa ditutup pakai plastik.Perawatan bawang merah sangat rumit dan susah serta banyak biaya, tapi bagi petani muda ini adalah suatu

PROSES PENANAMAN BAWANG MERAH DIATAS BERLAKU UNTUK DAERAH KARANGAWEN DAN SEKITARNYA(mungkin tidak berlaku didaerah lain karena struktur tanah, PH tanah, kandungan zat sulfur dalam tanah, cuaca, angin bisa saja berbeda)

Semoga dapat membantu dan menjadi acuan bagi petani di daerah karangawen dan sekitarnya AMIN.....................
Sumber Pustaka
Comments
1 Comments

1 komentar:

budidaya-tanamann Reply

artikel yg sangat bermanfaat..

Post a Comment