“ Tak ada seorang Muslim yang menanam pohon atau menanam tanaman, lalu burung memakannya atau manusia atau hewan, kecuali ia akan mendapatkan sedekah karenanya. ” [HR. Al-Bukhoriy dlm Kitab AL-Muzaro'ah (2320), & Muslim dlm Kitab Al-Musaqoh (3950)]

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak menanam seseorang sepucuk tanaman kecuali Allah SWT menuliskan untuknya pahala sebanyak buah yang dihasilkan oleh tanaman tersebut." Kanz al-'Ummal, jil. 3, hal. 892.

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag / Pot

Posted by Cara & Teknik Sunday, September 16, 2012 0 komentar
Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot tidaklah susah, sama seperti kita memelihara tanaman lainnya. Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot tidak ubahnya seperti kita menanam bunga, dari memilih benih atau bibit bunga, kemudian menyiapkan media tanamnya yaitu wadah plastik (polybag) atau pot dan tanahnya yang dicampur pupuk organik atau pupuk kandang. serta menanam bibit bunga dan merawatnya hingga menghasilkan bunga yang diinginkan.

Ikuti Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot yang saya lakukan yang sebelumnya belum pernah menanam cabai rawit tetapi sekarang cabai rawit itu telah berbuah sempurna.

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot yang saya terapkan berawal dari sebuah riset sederhana, di mana ketika kita hidup di perkotaan atau hidup di perumahan yang lahan nya sempit dan terbatas kita bisa melihat berbagai tumbuhan baik tanaman bunga atau tanaman buah jarang sekali diserang penyakit.

Hal ini berbalik 180 derajat ketika saya pulang kampung di mana tanaman apa pun jenisnya pasti akan diserang penyakit, seperti pohon mangga yang tumbuh di samping rumahku di kampung batangnya tidak pernah normal karena diserang hama penggerek batang namanya, jadi batangnya atau dahannya selalu patah dan lama-lama pohonnya kan mati.

Kemudian saya memilih tanaman cabai rawit karena buah yang satu ini tidak akan terlepas dari kehidupan manusia, dan harganya kadang-kadang menjadi isue yang hot sesuai dengan rasanya, intinya tumbuhan ini vital bagi kehidupan saya dan para pencinta gorengan.

Dan berikut cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot saya lakukan dalam beberapa tahapan :
- Saya membaca beberapa referensi dari internet dan juga melihat video berbagai teknik atau Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot di youtube.

- Membeli benih ditoko pertanian, jika kita awam jangan sungkan-sungkan bertanya atau berkonsultasi dengan pemilik kios penjual alat , obat dan benih-benih pertanian, cari benih yang unggul.

- Sambil membeli benih kita juga bisa membeli alat-alat yang kita butuhkan seperti plastik polybag untuk penyemaian benih dan penanaman cabai rawit, pupuk anorganik, alat penyemprot hama dan juga obatnya.

- Menyemai benih cabai rawit dengan menggunakan polybag yang kecil.

- Sambil menunggu bibit cabai rawit berumur sekitar 3 – 6 minggu kita menyiapkan tempat penanaman dalam polybag besar.

- Setelah bibit cabai rawit siap tanam, maka kita pasang sanitasi atau cara pengairan menggunakan pipa dan selang yang terhubung dengan bak penampungan air.

- Masa perawatan adalah masa yang sangat menyenangkan dan membosankan, karena kita harus rajin menyirami dan juga memberantas hama yang menyerang.

- Perawatan Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot dengan proses yang baik akan menghasilkan panen yang maksimal.

- Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot bisa anda coba, jika anda mau berhenti membeli cabai yang harganya kadang menguras kantong.

Budidaya TIMUN Organik

Posted by Cara & Teknik 0 komentar
A. Pengolahan Tanah dan Pemupukan
- Tanah yang akan ditanami harus diolah dahulu dan diberi pupuk organik yang berasal dari kotoran ternak, limbah limbah organik yang telah diolah dengan WT Effektif Organism.
- Setiap Hektar ladang atau sawah yang akan ditanami sayuran diberi pupuk kandang/pupuk organik (antara 1 sd 20 ton per Ha - nya).
- Jika tanah mempunyai kandungan bahan organik > 3 (tanah masih subur) maka pemupukan cukup dengan dosis 1 ton/ha, jika kandungan bahan organik antara 1 – 2% maka disarankan pemberian pupuk kandang/pupuk organik sebanyak antara 1 – 3 ton/ha, namun jika tanah telah banyak pencemarannya (rusak) atau tanah yang mempunyai kandungan bahan organik <1% maka pupuk kandang yang dibutuhkan semakin banyak (antara 3 – 20 ton /ha).
- Banyaknya pupuk organik juga tergantung kemiringan lahannya. Semakin lahan miring dimana banyak terjadi erosi dan lapisan olah tanah hilang maka dosis pupuk orgnik bisa mencapai 20 ton/ha.
- Tanah dicampur dengan pupuk organik, digemburkan lalu dibentuk bedengan untuk mempermudah memelihara tanaman/sayuran yang ditanam.
- Untuk menggemburkan tanah siram/semprot dengan air yang telah dicampur WT Organik Cair dengan perbandingan (WT Organik Cair : 1 liter + air : 30 - 50 liter)

B. Pembibitan/ Persiapan Bibit tanaman
- Sayuran Benih timun yang akan ditanam direndam WT ZPT (3 tutup botol WT ZPT dilarutkan dalam 1 – 2 liter air) biarkan selama 15 menit.
- 1 kg benih sayuran direndam dalam 1 – 2 liter larutan WT ZPT, jumlah larutan yang digunakan untuk merendam kurang lebih 1 – 2 liter tergantung volume benihnya.
- Pilih benih yang bagus kemudian ditiriskan lalu bilas dengan air biasa sebelum ditanam pagi atau sore hari.

C. Pemeliharaan
- Untuk tanaman timun,yang tumbuh maka 1 minggu (7 hari sd 10 hari) berikutnya disemprot dengan WT ZPT dan WT Organik Cair dicampur air, perbandingan : 1 tutup botol WT ZPT : 1 tutup botol WT Organik Cair, dicampur dengan air sebanyak 1 liter.
- Semprotkan larutan WT ZPT & WT Organik Cair pada tanaman di pagi hari sebelum matahari terbit kalau di Indonesia sebelum jam 7 pagi atau sore hari kalau di Indonesia sekitar setelah jam 4 sore (saat matahari belum terbit ataupun matahari sudah terbenam) ,
- waktu penyiraman setiap 1 – 2 minggu sekali secara rutin sampai tanaman akan dipanen.
- Umur 7 hari – 10 hari disemprot 5 – 6 tangki @ 15 liter larutan WT ZPT & WT Organik Cair tiap Hektar.
- Umur 15 hari setelah tanam disemprot 8 – 9 tangki untuk tiap hektar tanaman.
Tanaman timun mulai bisa dipanen saat umur 55 – 60 hari setelah tanam,

Catatan :
WT diberikan pada tanaman, jumlah nya bergantung pada jenis dan umur tanaman, sehingga semakin banyak umur maka jumlah yang diberikan lebih banyak, namun konsentrasi larutan WT masih tetap sama. Hasil panen timun, terong yang menggunakan WT dan pupuk organik seperti yang dikemukakan di atas, akan menghasilkan warna lebih cerah, ungu matang, hijau cerah untuk timun, lebih segar dan renyah.

Cara Menanam Mentimun Dalam Pot / Polybag

Posted by Cara & Teknik 0 komentar
Bagaimana cara menanam mentimun dalam pot/polybag? atau Bagaimana cara budidaya mentimun dalam pot/polybag? Pekarangan kecil di rumah atau bahkan hanya teras tanpa halaman yg cukup luas, tidak jadi penghalang untuk punya kebun sayuran sendiri. Bagaimana kalau anda mencoba untuk bertanam sayur mayur di perkarangan terbatas ? Selain membuat rumah indah terdapat keuntungan-keuntungan lainnya , yaitu ;

1. Selain untuk penghijauan, tanaman sayuran dapat menjadi sumber kebutuhan sayur
2. Salah satu bentuk penyaluran hobi,
3. Timbulnya rasa bangga jika mampu memanen dan mengkonsumsi sayuran yang ditanam sendiri .
4. Diperolehnya sayuran yang lebih terjamin kebersihan dan mutunya, karena penggunaan pestisida yang dapat ditekan semaksimal mungkin
5. Bertanam sayuran berarti melatih seluruh anggota keluarga untuk lebih mencintai Alam .
6 Bahkan di tengah kondisi harga bahan kebutuhan pokok naik,menanam sayur mayur di kebun dapat turut membantu perekonomian dalam rumah tangga , bahkan kalau hasilnya lebih, bisa dijual ke pasar

Macam-macam jenis sayuran yang dapat ditanam didalam Pot , antara lain ;
1.
Sayuran buah seperti cabai besar, cabai rawit, kapri, kecipir, tomat, buncis,kacang panjang, terong , mentimun , pare dan paprika .

2. Sayuran daun seperti kangkung, caisim, bawang daun, bayam, kubis, kemangi, seledri, selada, sawi, dan talas daun.

3. Sayuran bunga seperti kol, brokoli dan bunga papaya

4. Sayuran umbi seperti wortel, kentang, bawang merah dan bawang putih, bawang bombay, dan lobak serta tanaman bumbu dan empon-emponan seperti temu kunci, kencur, serai, lengkuas dan kunyit yang masih termasuk tanaman sayuran umbi .

Beberapa manfaat dari bertanam sayuran di pot antara lain :
• Dapat dikerjakan pada pekarangan yang sempit
• Sebagai alternatif untuk tanah pekarangan yang tidak subur
• Lebih gampang untuk dipindah tempatkan
• Lebih mudah untuk menyesuaikan dengan faktor agroklimat (kondisi tanah dan
Iklim yang diperlukan tanaman) .
• Sekaligus berfungsi sebagai tanaman hias.

Salah satu jenis tanaman yang bisa dibudidayakan adalah mentimun, berikut cara budidaya tanaman mentimun dalam POT.

Cara menanam mentimun dalam pot/ Polybag adalah:

Persiapan Media Tanam
Media tanam haruslah menyediakan unsur hara yang cukup bagi tanaman. Persyaratannya adalah : campuran abu sampah dan pupuk kandang, gambut dan pupuk kandang, kompos sampah rumah tangga dan tanah atau pasir, abu sekam dan pupuk kandang, tanah dan sekam serta pupuk kandang, pasir dan pupuk kandang, tanah dan pupuk kandang yang perbandingan campuran media tanam adalah 1:1 atau 2:1, yang terakhir disarankan 3:1.

Beberapa faktok agroklimat dapat diubah agar sesuai dengan keperluan sayuran yang kita tanam terutama sayuran dalam pot, misalnya jenis tanah, pH tanah, curah hujan dan banyaknya sinar matahari, sedangkan suhu dan kelembaban udara sangat sulit untuk diubah. sebagai contoh media tanam yang terdiri dari campuran tanah subur, pupuk kandang dan pasir dapat diatur perbandingannya sesuai dengan keperluan masing-masing jenis sayuran yang ditanam,

pH tanah dapat diturunkan dengan menambah kapur pada media tanamnya, atau curah hujan dan sinar matahari dapat diatur banyaknya dengan mengontrol penyiraman dan memberi naungan. Suhu dan kelembaban udara hanya dapat diubah dengan menggunakan rumah kaca, sehingga untuk penanaman sayuran di pekarangan, jenis sayuranlah yang disesuaikan dengan kedua faktor tersebut, dimana kedua faktor tersebut sangat terkait dengan ketinggian tempat dari permukaan laut. Karena itu pilihlah jenis-jenis sayur yang dapat tumbuh dengan ketinggian tempat yang sama dengan daerah kita.

Pot yang digunakan harus mampu mendukung pertumbuhan tanaman dengan baik terutama perakaran.. Beberapa jenis pot ini tidak memiliki sifat pot yang baik sehingga pada siang hari yang panas, suhu pot cepat naik dan tanaman menjadi layu. Karena itu, beberapa jenis pot perlu dilubangi didindingnya.

Ciri-ciri kriteria pot yang baik adalah ;
• Mampu mendukung perkembangan perakaran
• Bagian bawah pot harus berlubang untuk merembeskan air berlebih
• Dasar pot yang dipilih, berkaki untuk membantu aerasi dan drainase
• Tidak terlalu berat agar mudah dipindahkan
• Tidak mudah lapuk dan pecah

Jenis pot yang dapat dipakai dapat berupa pot tanah liat , pot plastik , pot porselin, pot semen,pot ban bekas ,pot kaleng bekas ,dan pot dari anyaman bambu

Lahan yang minimalis dapat menghasilkan hasil yang maksimal Caranya yaitu dengan membuat sebuah rak untuk menaruh tanaman. Tanpa harus menanamnya langsung pada lahan yang ada. Rak tersebut dapat terbuat dari kayu, papan atau bumbu. Bila ingin lebih kuat dapat menggunakan kerangka besi atau stainless steel. Tapi itu lebih mahal ongkos pembuatannya.

Keuntungan yang kedua adalah anti banjir , karena mudah dipindahkan,kalau kerangka bangunannya dibuat tinggi dapat mencegah banjir.

Keuntungan yang ketiga adalah,Penanaman dalam Pot dapat dipakai untuk menyalurkan kreatifitas dengan mengecat pot dan rak.Boleh juga jika ditambahkan pernak pernik pot, seperti wadah air dibawahnya atau pot-pot gantung.Selain menanamnya mudah, hasilnya langsung dinikmati. Mentimun dapat dipanen ketika berumur 45-50 hari, dan hasil panen yang diperoleh tidak jauh berbeda dengan cara pertanian yang diolah budi daya bercocok tanam ini, para anggota keluarga tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk membeli pupuk. Pupuk alami mampu dibuat sendiri dari sisa-sisa sampah dapur. Potongan-potongan sayuran, kulit buah atau sisa-sisa makanan merupakan bahan organik yang bermanfaat. Yaitu bahan yang mudah terurai oleh tanah dan diperlukan oleh tanaman.Pembuatannya cukup menimbun di dalam tanah. Dibiarkan terurai selama kurang lebih satu bulan lamanya. Setelah itu dapat dipakai sebagai media tanam. Dengan ditambah oleh campuran pasir, tanah gembur, serta pupuk kompos tadi. Takarannya yang seimbang, yaitu 1:1:1.

Selain kompos, pupuk yang baik adalah pupuk kandang. Biasanya diperoleh dari kotoran sapi, kambing, atau kerbau. Bagi penduduk di sekitar Jakarta, lebih mudah mendapatkannya di toko pertanian terdekat. Kotoran hewan peliharaan seperti ayam, burung, serta kelinci mampu digunakan untuk pembuatan pupuk kandang tersebut. Prosesnya sama seperti pupuk kompos tadi. Dikubur dahulu agar tidak berbau, dan biarkan mikro organisme yang mengurainya.

Kotoran anjing dan kucing kurang cocok dipakai untuk membuat pupuk kandang, Sisa-sisa makanan yang dikeluarkan oleh binatang pemakan rumput jauh lebih baik hasilnya.Terasa lebih asyik dengan menggunakan pupuk buatan sendiri. masalah limbah rumah tangga dan ternak sedikit teratasi. Hasil yang dipetik jauh lebih sehat, karena pupuk yang dipakai adalah alami, tanpa bahan kimia buatan.

Di sisi lain, air yang dipakai untuk menyiram adalah air yang bersih. Berbeda dengan para petani sayuran di perkotaan atau daerah lainnya. Mungkin air yang digunakan adalah air sungai yang kotor dan tercemar. Atau mengandung pestisida hama yang larut dalam air. Tentunya seluruh anggota keluarga tidak mau tercemarkan? Selamat mencoba.

Penanaman
Pilih benih mentimun dari jenis/varietas yang anda sukai, pada umumnya menis mentimun ada tiga macam yaitu; Jenis Lalapan, biasanya tidak terlalu besar, buahnya renyah dengan rasa agak manis, daging buah tipis. Jenis Acar, ukuran lebih besar, daging buah tebal, rasa agak manis tapi tidak terlalu renyah. Jenis Rujak, jenis ini banyak diminati didaerah jawa timur, sebetulnya jenis ini tidak terlalu berbeda degan jenis Acar, cuma untuk beberapa daerah lebih suka mentimun lokal yg ukuranya lebih kecil dan berduri hitam. Setelah pemilihan Jenis sudah ditentukan benih bisa langsung ditanam di media tanam dengan cara benih ditanam sedalam 2-3 cm, setiap Pot bisa dimasuki 2-3 biji kemudian disiram secukupnya.

Pemeliharaan
Penyiraman dilakukan setiap hari pagi dan sore jika tidak memungkinkan minimal sehari sekali hari harus disiram. Mengingat tanaman pada umumnya sangat membutuhkan air untuk pertumbuhanya, air selain berfungsi untuk kebutuhan tubuh tanaman air juga sebagai pengurai unsur hara sehingga mudah diserap tanaman.

Pemasangan ajir/ lanjaranKetika benih sudah tumbuh dan sudah keluar daun asli (bukan daun pertama dari belahan benih) kira-kira umur 5-7 hari pasanglah ajir pada sisi tanaman. Tancapkan ajir sedalam mungkin pada sisi tanaman, tinggi ajir + 1,5 m, bahan ajir bisa bambu atau pipa paralon kecil. Fungsi ajir adalah sebagai tempat merambatnya tanaman, karena mentimun merupakan tanaman merambat. Pada umunya tanaman mentimun mempunyai sulur untuk merambat sehingga mentimun mempunyai kemampuan untuk merambat sendiri, tapi akan lebih kokoh menempel pada ajir jika diikat. Ikat tanaman pada ajir dengan cara tali disilangkan antara ajir dan tanaman sehingga membentuk angka 8, pengikatan cukup kendor saja tidak perlu terlalu ketat karena akan merusak batang tanaman.

Pemupukan dilakukan minimal seminggu sekali. Yang perlu diprhatikan dalam pemupukan adalah : Jenis Pupuk, Waktu Pemupukan dan Dosis Pupuk. Jenis pupuk yang baik pilihlah yang mengandung unsur NPK (Nitogen, Phospor dan Kalium) atau pupuk majemuk, jenis ini sangat mudah didapat dikios-kios pertanian. Waktu pemupukan minimal setiap 3-5 hari sekali besamaan ketikan penyiraman.

Dosis dan cara pemupukan

1. Dengan cara siraman.

Pupuk dilarutkan dalam air dengan perbandingan 2 gr pupuk setiap 1 liter air, kemudian larutan pupuk tersebut disiram pada media tanam usahakan sebisa mungkin tidak mengenai batang tanaman, waktu pemupukan sebaiknya sore hari. Dosis pemupukan mengikuti umur tanaman, ketika tanaman berumur 7-15 hari satu pot cukup disiram 1 liter larutan pupuk, umur 15-20 hari 2 liter larutan, umur 25-dan seterusnya 3 liter larutan perpot tanaman. Perlu diperhatikan juga dosis pupuk juga tergantung kondisi tanaman jika dengan dosis standart tersebut tanaman kurang subur maka volume pemupukan bisa ditambah. Karena efektivitas dari pupuk juga dipengaruhi oleh media tanam.

2. Dengan cara tabur.

Pupuk ditabur atau di tanam sedalam 1-2 cm dalam media pot, letak pupuk tidak boleh terlalu dekat dengan tanaman, posisi pupuk bergantian setiap kali melakukan pemupukan. Siram tanaman jika selesai memupuk agar pupuk segera larut dan terurai,bahkan jika tidak disiram tanaman bisa layu akibatcairan tanaman terserap oleh butiran pupuk atau disebut plasmolisa. Dosis pemupukan mengikuti umur tanaman, ketika tanaman berumur 7-15 hari satu pot 2-3 gr pertanaman, umur 25-dan seterusnya 3-5 gr pertanaman. Perlu diperhatikan juga dosis pupuk juga tergantung kondisi tanaman jika dengan dosis standart tersebut tanaman kurang subur maka volume pemupukan bisa ditambah. Karena efektivitas dari pupuk juga dipengaruhi oleh media tanam.

Pencegahan Hama dan penyakit

Hama utama pada tanaman mentimun adalah jenis kumbang kecil berwarna kuning (orang jawa menyebutnya oteng-oteng), ulat hijau (tidak berbulu), kutu (cabuk). Pencegahan bisa dilakukan dengan cara manual yaitu dengan cara membunuh langsung jika terlihat ada hama, kedua dengan pestisida organik, yaitu menyemprot secara rutin dengan larutan pestisida organik. Bahan-bahan yg bisa dijadikan pestisida organik adalah : minysk cengkeh, minyak sereh, daun sirsat, tembakau. Caranya 20 lembar daun sirsat ditumbuk sampai halus, tambahkan segenggam tembakau (afkir dari toko tembakau juga bisa) atau kalau tidak ada bisa dengan 3 batang rokok yang murahan kemudian ditambah 0,25 liter air sampai kental (tidak terlalu banyak), kemudian diremas-remas sampai lumat, kemudian diperas dan disaring, , tambahkan 5 ml minyak cengkeh, 5 ml minyak sereh lalu tambahkan air hingga volume larutan menjadi 2 liter. Semprotkan larutan pestisida organik tersebut secara rutin 2 -3 hari sekali. Jika tidak mau ribet bisa juga dengan pestisida kimia yang bisa langsung dibeli ditoko pertanian, yang perlu diingat adalah dosis dan cara penyemprotan, lihat pentunjuk teknis pada kemasan dan atau tanyakan langsung pada penjual di toko. Perlu diperhatikan juga bahaya dari residu pemakaian pestisida kimia.

Panen

Pemetikan buah mentimun dapat dilakukan ketika buah sudah sebesar yang dinginkan, untuk mencapai ukuran buah berdiameter 4-5 cm biasanya pada umur 45-50 hari setelah tanam.

Perlu diperhatikan pemupukan tetap terus dilakukan walaupun sudah panen hal ini untuk memperpendek interval pemetikan karena buah berikutnya akan lebih cepat besar, dan masa produksi tanaman akan lebih panjang. Tanaman mentimun biasanya akan mati ketika berumur 70-80 hari setelah tanam tergantung perawatan dan pemeliharaan.

Selamat mencoba !!

Masalah & Pemecahannya Saat Budidaya Tanaman Mentimun

Posted by Cara & Teknik 0 komentar
Masalah yang sering dialami oleh petani dalam pelaksanaan wirausaha budidaya tanaman mentimun diantaranya yaitu :
- Adanya pertumbuhan tanaman yang kurang baik
- Adanya tanaman yang terserang hama dan penyakit
- Jauhnya aliran air pada saat pertumbuhan

Dari beberapa masalah yang dihadapi petani dalam pelaksanaan wirausaha budidaya mentimun, pemecahan yang diambil oleh petani yaitu :
- Menggantikan tanaman dengan benih yang baru (penyulaman)
- Dilakukan penyemprotan dengan insektisida dan secara manual (fisik)
- Melakukan penyiraman dengan teratur.

Dari kegiatan budidaya mentimun yang dilakukan petani di kawasan bandara Nusawiru, kami melihat bahwa tanaman mentimun yang dibudidayakan sangat bagus dan sangat cocok dikembangbiakkan di daerah ini. Benih yang berasal dari EAST – WEST SEED yang digunakan petani merupakan benih hibrida yang sesuai dengan iklim dan cuaca di lahan yang digunakan.

Petani dalam kegiatan wirausaha budidaya mentimun tidak melakukan sistem tumpang sari, mereka melakukan kegiatan penanaman tanaman lain seperti sawi, kangkung, ubi jalar dan terung dipisah dari setiap lahan. Lahan yang digunakan untuk wirausaha ini tidak begitu luas sehingga pendapatan petani dari kegiatan wirausaha ini tidak begitu banyak.

Cara penjualan hasil mentimun yang petani dapatkan adalah langsung menjual ke pasar tanpa melalui tengkulak, karena lahan kegiatan wirausaha ini tidak terlalu jauh dari pasar Cijulang, jika ditempuh dengan mengendarai sepeda motor hanya dibutuhkan waktu sekitar 5 menit. Pasar yang sering digunakan petani untuk menjual hasil panennya yaitu pasar Cijulang dan pasar Parigi yang dapat ditempuh dengan waktu 20 menit mengendarai sepeda motor.

Kegiatan penyemprotan yang dilakukan petani yaitu 1 kali 3 hari, pada waktu penyemprotan ini insektisida dicampur langsung dengan pupuk organik cair ditambah dengan air sesuai dengan dosis yang telah ditentukan

Program Budidaya Mentimun

Posted by Cara & Teknik 0 komentar
Budidaya Mentimun (Curcumis sativus) - Kegiatan budidaya mentimun dilaksanakan pada lahan sekitar bandara Nusawiru yang terletak di:
Dusun : Kalensari
Desa : Kondangjajar
Kecamatan : Cijulang
Kabupaten : Ciamis

Tanaman mentimun bisa ditanam pada daerah dataran tinggi dan dataran rendah juga bisa ditanam diawal musim kemarau dengan curah hujan yang dikehendaki 1500 – 2000 mm.

Mentimun menghendaki tanah yang subur, gembur dan mengandung banyak bahan organik serta berada pada Ph tanah sekitar 6 – 7. Pengolahan tanah untuk budidaya mentimun dilakukan 2 kali, tanah diolah sampai gembur sedalam 30 – 40 cm, jarak tanam antar lubang 30 cm dan lebar barisan 100 cm, dan tinggi bedengan 25 – 30 cm.

Permintaan pasar oleh mentimun sangat tinggi, oleh karena itu untuk mempertahankan kualitas mentimun petani melakukan budidaya dengan intensif. Tanaman mentimun mempunyai prospek yang cukup baik untuk diusahakan.

Luas lahan yang digunakan oleh petani untuk usaha budidaya mentimun ini yaitu sekitar 250 m^2 dan biaya yang digunakan berasal dari uang pribadi petani. Dalam kegiatan wirausaha budiday mentimun, petani melakukan beberapa kegiatan dilahan diantaranya sebagai berikut :

Penyiapan benih
Benih didapatkan dari EAST-WEST SEED yang diberikan tanpa bayar. Benih ini didapatkan petani ketika tim EAST-WEST SEED melakukan penyuluhan mengenai tanaman Hibrida ke desa Kondangjajar.

Persiapan lahan
- Pembabadan
Dikarenakan lahan yang akan digunakan petani banyak rumput terutama alang – alang, maka petani perlu melakukan pembabadan.
- Pengolahan tanah
Lahan yang akan digunakan dilakukan pembajakan atau dicangkul sedalam 30 – 35 cm, kemudian dikeringkan selama 14 hari agar gas – gas beracun yang terkandung dalam tanah sebelumnya menguap.
- Pemupukan dasar
Pemupukan dasar dilakukan sebeluim penanaman. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik yang sudah dingin terutama pupuk kandang. Cara penggunaan pupuk ini adalah disebarkan dalam bedengan sebanyak 4 karung ukuran 25 kg secara merata.

Penanaman
- Waktu tanam
Waktu tanam yang tepat untuk kegiatan budidaya mentimun adalah pada akhir musim hujan atau pada musim kemarau.
- Cara penanaman
Sistem penanaman dilakukan dengan tanam langsung benihnya, caranya yaitu buat lubang tanam dengan alat bantu tugal pada jarak 50 cm dalam barisan. Tanamkan benih 2-3 butir/lubang tanam kemudian tutup dengan tanah tipis.
Pemeliharaan
- Penyulaman dan seleksi tanaman.
Dilakukan pada tanaman yang mati dengan cara tanaman yang tumbuhnya lemah dicabut. Waktu penyulaman yakni sejak tanam hingga berumur 5 hari.
- Penyiraman
Penyiraman secara rutin dilakukan pada sore hari, dan kadang pada pagi hari dengan menggunakan alat embrat dan ember.
- Pemasangan Ajir (Turus)
Dilakukan ketika tanaman berumur 5 HST agar tidak mengganggu dan merusak perakaran mentimun.
- Pemupukan susulan
Waktu pemupukan susulan I umur 3 – 5 HST, disebar merata disekeliling tanaman sejauh 15 cm dari batangnya. Pupuk susulan II diberikan pada umur 20 HST dan pupuk yang diberikan campuran urea 3 kg, TSP 2 kg, KCL 2 kg untuk dua kali pemupukan.
- Penyiangan
Penyiangan rumput – rumput liar dilakukan setelah pemupukan dengan dua kali penyiangan yang alat bantunya parang.
- Pengendalian hama dan penyakit
Untuk mengendalikan hama pada tanaman mentimun, petani melakukan berbagai hal, diantaranya yaitu :
– Disemprot dengan insektisida seperti cymbus
– Pergiliran tanam dan waktu tanam serempak
– Mengumpulkan buah yang terserang untuk dikubur.
Sedangkan untuk mengendalikan penyakit yang sering terjadi pada tanaman mentimun yaitu busuk daun dan penyakit tepung, petani melakukan berbagai hal diantaranya yaitu :
– Penanaman varietas yang resisten
– Mengurangi kelembaban dengan cara memperjarang jarak tanam.
– Mencabut tanaman yang terserang cukup parah

Panen
Buah mentimun dapat dipanen pada waktu tanaman berumur 4 – 6 minggu dengan cara dipetik dan dilakukan cara bertahap. Waktu panen yang paling baik adalah sekitar jam 07.00 – 09.00 agar pada buah mentimun tidak terdapat air (embun).

Pasca panen
Buah mentimun termasuk sayuran yang mudah busuk dan rusak. Oleh karena itu selepas panen, penyusun segera memasukkan ke dalam wadah yang lebih besar untuk dicuci, kemudian ditiriskan sebentar dan dimasukkan ke dalam kantong plastik ukuran 1 kg untuk dipasarkan.

Pemasaran hasil
Pemasaran hasil buah mentimun ini tidak semuanya ke pedagang pengecer tetapi sebagian langsung ke konsumen dengan harga yang tidak beda jauh.

Budidaya TIMUN SURI

Posted by Cara & Teknik 1 komentar
Mentimun suri (nama lain adalah timun suri, timun betik atau barteh) adalah tumbuhan semusim penghasil buah anggota suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Buahnya yang setengah masak biasa dijual secara musiman pada bulan puasa (Ramadan) karena daging buahnya menjadi komponen minuman penyegar untuk berbuka puasa. Meskipun demikian, timun suri bukanlah tanaman musiman karena dapat ditanam kapan saja. Timun suri mengandung kalium yang cukup tinggi sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesegaran tubuh.

Mentimun suri bukanlah mentimun walaupun bentuk buahnya memanjang dan menyerupai mentimun. Secara morfologi dan sitologi ia tidak sama dengan mentimun. Bentuk daun dan ukuran bijinya lebih mendekati blewah atau melon.

Penanaman Timun Suri
Iklim yang dimanfaatkan
Adaptasi mentimun pada berbagai iklim cukup tinggi, namun pertumbuhan optimum pada iklim kering. Cukup mendapat sinar matahari, temperatur (21,1-26,7)°C dan tidak banyak hujan. Ketinggian optimum 1.000-1.200 mdpl.

Media tanam
Tanah gembur, banyak mengandung humus, tata air baik, tanah mudah meresapkan air, pH tanah 6-7.

Pembibitan tanaman
- Siapkan Natural GLIO dan campurkan dengan pupuk kandang matang, diamkan 1 minggu.
- Siapkan tanah halus dan pukan dapat diganti SUPERNASA / POC NASA yang telah dicampur Natural GLIO (tanah : pukan = 7:3) dan masukkan polybag.
- Rendam benih dalam larutan POC NASA dan air hangat (2cc/l) selama 30 menit.
- Peram selama 12 jam. Setiap benih yang berkecambah dipindahkan ke polibag sedalam 0,5-1 cm.
- Polybag dinaungi plastik bening dan bibit disiram dua kali sehari.
- Semprotkan POC NASA (2cc/l air) pada 7 hss.
- Setelah berumur 12 hari atau berdaun 3-4 helai, bibit dipindahkan ke kebun.

Pengolahan Media Tanam dan Penanaman
- Bersihkan lahan dari gulma, rumput, pohon yang tidak diperlukan.
- Berikan kalsit/dolomit (pH tanah <6>3.3. Penanaman
- Siram bibit dalam polibag dengan air
- Keluarkan bibit bersama medianya dari polibag.
- Tanamkan bibit di lubang tanam dan padatkan tanah di sekitar batang.

Pemeliharaan Tanaman
- Tanaman yang rusak atau mati dicabut dan segera disulam dengan tanaman yang baik.
- Bersihkan gulma (bisa bersama waktu pemupukan).
- Pasang ajir pada 5 hst ( hari setelah tanam ) untuk merambatkan tanaman.
- Daun yang terlalu lebat dipangkas, dilakukan 3 minggu setelah tanam pada pagi atau sore hari.
- Pengairan dan Penyiraman rutin dilakukan setiap pagi dan sore hari dengan cara di siram atau menggenangi lahan selama 15-30 menit.
- Selanjutnya pengairan hanya dilakukan jika diperlukan dan diintensifkan kembali pada masa pembungaan dan pembuahan.

Ciri dan Umur Panen
Buah mentimun muda lokal untuk sayuran, asinan atau acar umumnya dipetik 2-3 bulan setelah tanam, mentimun hibrida dipanen 42 hari setelah tanam Mentimun Suri dipanen setelah matang.

Cara panen mentimun
Buah dipanen di pagi hari sebelum jam 9.00 dengan cara memotong tangkai buah dengan pisau tajam.

Periode panen mentimun
Mentimun sayur dipanen 5 – 10 hari sekali tergantung dari varitas dan ukuran/umur buah yang dikehendaki.

Khasiat Timun Suri
Timun suri adalah salah satu buah yang disukai saat bulan puasa. Sebetulnya rasa timun suri tawar, tidak manis, timun suri akan terasa manis apabila dicampur gula atau air gula atau sirup, timun suri biasanya dijadikan sup buah saat disantap. Tapi bias juga di makan secara langsung.

Serat di dalam timun suri mampu mencegah timbulnya kanker saluran pencernaan, seperti kanker usus dan kolon. Hal ini disebabkan sifat serat timun suri yang mengikat zat-zat karsinogen penyebab kanker yang ada di saluran pencernaan.

Timun suri juga kaya akan provitamin A, berfungsi menjaga kesehatan mata dan sebagai antioksidan alami pencegah rusaknya sel tubuh penyebab penuaan dini. Vitamin C di dalam timun suri termasuk tinggi. Keberadaan vitamin C inilah yang dapat mencegah timbulnya gangguan penyakit flu dan infeksi. Hal ini disebabkan sifat vitamin C yang berfungsi sebagai anti virus dan pencegah infeksi. Selain vitamin, mineral esensial seperti kalsium, fosfor dan zat besi juga banyak terdapat di dalam timun suri.

Tak hanya itu, kandungan zat gizi dan nilai gizi yang terkandung di dalam buah timun suri bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan fungsi ginjal dan limpa, dan menurunkan tekanan darah.

Khasiat dan Manfaat Timun Suri Bagi Kesehatan

Posted by Cara & Teknik 0 komentar
Manfaat Timun Suri akan menjadi bahasan kita kali ini - Di bulan ramadhan biasanya orang berbondong-bondong membeli sayur dan buah segar untuk dijadikan hidangan untuk buka puasa.

Blewah dan timun suri adalah buah yang paling dicari di bulan puasa. Sepanjang jalan para pedagang musiman menjajakan timun suri dan aneka buah segar lainnya. Timun suri biasanya hanya ada atau banyak kita temui di bulan puasa saja. Kesegaran dari buah ini begitu disukai oleh semua lapisan masyarakat. Bagi yang gemar mengkonsumsi buah ini, tahukah anda kalau manfaat timun suri sangat baik bagi kesehatan?

Seperti yang kita ketahui, timun suri dapat menyegarkan tubuh kita setelah berpuasa seharian. Ini disebabkan oleh kandungan kalium dan berbagai mineral lainnya yang terdapat di buah yang berwarna kuning mencolok ini.

Khasiat & Manfaat Timun Suri
Serat alami yang terkandung dalam buah Timun Suri ini dapat mencegah kita dari gangguan saluran pencernaan seperti sembelit. Selain itu serat timun suri juga dapat mencegah berbagai jenis kanker khususnya di saluran pencernaan seperti kanker usus dan kolon. Hal ini terjadi karena serat mengikat zat-zat karsinogen yang merupakan peyebab kanker. Kandungan gizi yang terdapat dalam timun suri membantu daya tahan tubuh kita dari serangan pernyakit.

Manfaat timun suri bagi kesehatan :
Buah ini juga kaya akan kandungan pro vitamin A, itu artinya jika anda sering mengkonsumsi buah ini maka akan membuat mata anda menjadi sehat dan juga sebagai antioksidan alami dalam untuk membantu mengatasi masalah penuaan dini. Buah yang berbentuk lonjong dan berwarna kuning ini hampir mirip buah semangka kuning. Aromanya harum dan memiliki kandungan air yang cukup banyak.

Manfaat Timun Suri Saat Berpuasa
Karena kadar air yang cukup banyak timun suri sangat cocok disantap saat berbuka puasa. Hanya dari satu jenis buah kebutuhan cairan setelah seharian berpuasa dapat tercukupi. Jika anda kreatif, buah musiman ini bisa dolah menjadi berbagai minuman dan makanan seperti jus, es buah, puding dan lain-lain.

Yang perlu anda perhatikan adalah jangan pernah memakan buah Timun Suri disaat perut sedang penuh. Alasannya karena dapat menyebabkan fermentasi di dalam perut sehingga membuat anda merasa sebah. Bagi para penderita diabetes, anda juga harus berhati-hati karena kandungan gula pada timun suri cukup banyak sehingga bila dikonsumsi berlebih dapat menaikkan kadar gula dalam darah. Itulah beberapa khasiat dan manfaat buah timun suri bagi kesehatan khususnya di bulan ramadhan

Saat Ramadhan Petani Timun Suri Meraup Untung Banyak

Posted by Cara & Teknik 0 komentar
Bulan ramadhan sebagai bulan penuh berkah secara langsung dirasakan para petani timun suri menyusul tingginya permintaan timur suri pada bulan ramadhan. Dengan perawatan yang mudah dan murah, para petani timun suri biasa meraup keuntungan besar pada setiap bulan ramadhan.

Di lahan timun suri dikawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat. Warga sudah membudidayakan timun suri di lahan ini sejak dua bulan sebelum puasa agar saat bulan puasa datang mereka bisa panen.

Ya, timun suri memang menjadi salah satu makanan berbuka puasa yang digemari warga. Timun suri merupakan salah satu tanaman yang mudah tumbuh, dan perawatannya tidak sesulit tanaman buah lainnya.

Umumnya warga menanam timun suri dengan memanfaatkan lahan yang kosong disekitar areal pemukiman. Selain timun suri, mereka juga menanam blewah secara bersamaan.

"Perawatan timun suri sangat mudah yang penting
terus disiram dan diberi pupuk, ya alhamdullah timun suri yang ditanam kali ini buahnya lebih banyak dari tahun lalu, ujar seorang petani.

Bulan puasa seperti ini banyak warga yang melakukan panen dan menjual timun suri ini didekat lahan mereka. Harga timun suri ditempat ini relatif lebih murah berkisar 10 ribu hingga 20 ribu rupiah perbuah.

Tehnik Budidaya Timun Suri Untuk Pemula

Posted by Cara & Teknik Saturday, September 15, 2012 0 komentar
Penasaran dengan demam timun suri di setiap bulan Ramadhan maka ikut menanam timun suri di ladang yang terletak persis di samping kebun.

Tanaman timun suri sebenarnya bukan termasuk dalam keluarga ketimun yang sepintas perbedaanya dapat dilihat dari bentuk daun dan bentuk buah nya.

Timun suri (Cucumis sativus) termasuk dalam keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae) dengan ciri-ciri umum seperti yang dimiliki oleh tanaman anggota keluarga labu-labuan lainnya seperti melon (Cucumis melo). Batang tanaman timun suri adalah batang herbaceous (herba) yang penuh dengan klorofil berwarna hijau yang tumbuh merambat dengan sulur dan memiliki bunga berbentuk terompet.

Jumlah kromosom diploid (2n) timun suri yang berjumlah 24 ternyata berbeda dengan jumlah kromosom diploid timun dan melon yang 14. Hasil karyotype juga menunjukkan bahwa timun suri memiliki bentuk kromosom metasentris dan memiliki kesamaan dengan varietas melon lokal. Berdasarkan jumlah kromosom dan karyotype tersebut dapat disimpulkan bahwa timun suri bukan dan tidak termasuk anggota spesies timun, tetapi lebih dekat kekerabatannya dengan melon yang merupakan keluarga labu-labuan.

Manfaat Timun Suri
Buah timun suri adalah buah berserat dimana diketahui bahwa buah berserat bermanfaat dalam mencegah timbulnya kanker saluran pencernaan, seperti kanker usus dan kolon. Ini karena sifatnya serat mengikat zat-zat karsinogen penyebab kanker yang ada di saluran pencernaan.

Timun suri kaya akan provitamin A, berfungsi menjaga kesehatan mata dan sebagai antioksidan alami pencegah rusaknya sel tubuh penyebab penuaan dini. Vitamin C di dalam timun suri juga tinggi, vitamin ini mampu mencegah timbulnya ganguan penyakit flu dan inveksi karena sifat vitamin C dapat berfungsi sebagai anti virus dan pencegah infeksi. Selain vitamin, mineral esensial seperti kalsium, fosfor dan zat besi juga banyak terdapat di dalam timun suri

Cara menanam timun suri:
1. Bersihkan lahan dari gulma, rumput, pohon yang tidak diperlukan.
2. Tanah diolah dengan bajak/cangkul sedalam 30-35 cm sambil membalikkan tanah. Buat lubang tanam dengan tugal dengan jarak tanam 100 cm antar barisan dan 50 dalam barisan.
3. Tanam 2-3 benih mentimun dan tutup dengan tanah tipis, sirami permukaan bedengan. Benih akan tumbuh setelah 3-5 hari.
4. Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore
5. Penyiangan dilakukan untuk membuang gulma yang ada di sekitar.
6. Buah dapat dipanen setelah 2-3 bulan.
7. Buah dipanen di pagi hari sebelum jam 9.00 dengan cara memotong tangkai buah dengan pisau tajam

Kapan Sebaiknya Petani Mulai Menanam Timun Suri ???

Posted by Cara & Teknik 0 komentar
Seorang petani timun suri di Gampong Meunasah Meriya, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe sedang merawat tanaman yang sudah berumur sebulan. Ya, Ratusan petani di Gampong Paloh Meriya, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe mulai menanam timun suri (timon bruek-red) untuk memenuhi permintaan pasar pada bulan Ramadhan yang tinggal sebulan lagi.

Muhammad, petani setempat mengatakan, menanam timun suri menjelang bulan Ramadhan sudah menjadi agenda rutin masyarakat gampongnya, karena pada bulan tersebut permintaan timun suri di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara dan sekitarnya sangat tinggi.

"Setiap menjelang bulan suci Ramadhan kami menanam timun suri. Pada tahun sebelumnya hasil panen melimpah mencapai satu truk sekali panen, banyak pedagang pengumpul membeli langsung ke kebun," ungkapnya.

Menurut Muhammad, Gampong Paloh Meriya merupakan sentral penghasil timun suri, khususnya pada bulan Ramadhan.

Di daerah itu lahan yang di tanami timun suri mencapai enam hektar, dan masing-masing petani menanam seluas 400 meter.

Dikatakan, saat ini tanaman timun suri kekurangan air karena musim kemarau, sehingga petani terpaksa mengangkut air untuk menyiram tanaman pagi maupun sore.

Muhammad menambahkan, untuk mendapatkan kualitas buah yang bagus timun suri dipanen setelah berumur 55 hari. (kdn)

Pedoman Teknis Menanam Kacang Tanah

Posted by Cara & Teknik Friday, September 14, 2012 0 komentar
Persyaratan Tumbuh Tanaman Kacang Tanah:
Tumbuh baik pada ketinggian 0 - 500 m dpl. Struktur tanah gembur dan drainase baik. Keasaman (pH) tanah antara 6-6.5 Dalam masa pertumbuhan memerlukan cahaya matahari yang cukup. Tanaman yang masih muda membutuhkan air cukup untuk pertumbuhan dan setelah berumur 2,5 bulan pemberian air dikurangi.

Benih Kacang Tanah:
Varietas unggul yang dianjurkan antara lain : Gajah, Macan, Banteng, Kidang, Tapir. Varietas-varietas ini tahan terhadap penyakit layu, karat dan bercak daun.

Penyiapan lahan :
Lahan bekas penanaman padi tidak perlu diolah Buat saluran drainase berjarak 3-4 meter membujur searah dengan barisan tanaman. Lebar saluran 30 cm dan dalam 25 cm.

Waktu Tanam :
Penanaman dilaukan segera setelah panen padi, yaitu tidal kebih dari 7 hari setelah panen. Perlu diupayakan supaya penanaman tanaman dilakukan serentak pada suatu hamparan.

Cara Menanam Kacang Tanah:
Biji ditugalkan dengan kedalaman 3 cm Jumlah biji per lobang : 2 butir Jarak tanam 40 x 20 cm atau 30 x 20 cm

Pemeliharaan :
1. Pemupukan
Dosis pemupukan yang dianjurkan setiap hektar adalah : Urea= 50 kg, Sp-36 = 112,5 kg dan KCl = 50 kg. Pupuk diberikan pada umur 10-15 hari setelah tanam dengan cara ditebar pada larikan antara barisan. Semua pupuk diberikan sekaligus.
2. Pengairan
Tanaman kacang tanah perlu diari sampai umur 2,5 bulan, yaitu mulai dari fase berkecambah sampai dengan fase pengisian polong. Pemberian air dilakukan tiap 2 minggu sekali.
3. Penyiangan
Penyiangan dilakukan pada umur 3 minggu dan 6 minggu setelah tanam. Jangan melakukan penyiangan pada saat tanaman sedang berbunga karena dapat mengganggu proses pembuahan.
4. Pengendalian hama dan penyakit
Pengendalian hama dan penyakit hendaknya dengan prinsip pengendalian terpadu. Hama yang sering menyerang adalah :
- Penggerek daun (Stomopteryx subsecivella)
- Pengisap daun (Empoasca)
- Kutu daun/Tungau (Tetranychus bimaculatus)
Penyakit yang sering menyerang :
- Penyakit layu (Bacterial wilt)
- Bercak daun (Leaf spot)
- Sapu (Virus)
- Mosail (Mozaik disease)
- Cendawan akar (Sclerotical blight)

Panen Kacang Tanah:
Tanaman kacang tanah sudah bisa dipanen pada umur 100-110 hari dengan tanda-tanda : kulit polong mengeras dan berwarna kehitaman, polong berisi penuh, kulit biji tipis mengkilat dan tidak berair, sebagian besar daun telah rontok.

Analisa Ekonomi (Hasil Studi Kasus) :
Produksi yang dicapai dari hasil penerapan teknologi anjuran budidaya kacang tanah tanpa oleh tanah setelah padi sawah yang dilaksanakan pada MK II tahun 1995 di lahan Kelompok Tani Pancor Tunas Urip, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah mencapai rata-rata 3,2 ton polong kering per hektar dengan analisa biaya dan keuntungan sebagai berikut :

1. Biaya produksi per hektar :
Benih 200 kg x Rp. 1.200 = Rp. 240.000
Pupuk Urea 50 kg x Rp. 260 = Rp. 13.000
Pupuk SP-36 112,3 kg x Rp. 420 = Rp. 47.250
Pupuk KCl 50 kg x Rp. 420 = Rp. 21.000
Pembuatan saluran drainase 20 HKSP x Rp. 2000 = Rp. 40.000
Penanaman 23 HKSP x Rp. 2000 = Rp. 40.000
Pemupukan 4 HKSP x Rp. 2000 = Rp. 8.000
Penyiangan I + II 40 HKSP x Rp. 2000 = Rp. 80.000
Panen dan prosesing 75 HKSP x Rp. 2000 = Rp. 150.000
-------------- +
Rp. 645.250
2. Biaya tetap :
Sewa tanah Rp. 450.000
Iuran, pajak, penyusutan, bunga dan lain-lain Rp. 143.295
-------------- +
Rp. 593.295

4. Hasil produksi (3.200 kg x Rp. 1.100) Rp. 3.520.000
3. Total Biaya produksi Rp. 1.238.545
-------------- +
5. Pendapatan bersih usahatani Rp. 2.281.455

Sumber: www.deptan.go.id

Langkah Demi Langkah Menanam Timun Suri

Posted by Cara & Teknik 0 komentar
Langkah Mudah Menanam Timun Suri

Membuat Benih Timun Suri:
- pilih timun suri berukuran besar
- belah buah secara melintang lalu ambil bijinya
- jemur biji di bawah sinar matahari 2-3 hari hingga kering
- biji bisa disimpan dalam kotak selama 1 tahun
- sebelum ditanam biji dijemur lagi agar tumbuh baik

Cara Menanam Timun Suri:
- lahan dicangkul dan digemburkan
- buat bedengan 1.5 x 6 m. tinggi 30-40 cm. jarak 30 cm.
- diamkan selama 2-3 hari agar terkena sinar matahari
- lubangi lahan dengan tajuk berjarak 1x1 m. utk benih dn pupuk
- beri pupuk kandang 0.5 kg tiap tanaman
- beri pupuk NPK, SP36, dan KCL pada awal tanam 10 hr pertama

Penanaman dan Perawatan Timun Suri:
- masukkan 5 biji benih tiap lubang yang sudah diberi pupuk
- lakukan penyiraman tiap hari
- bersihkan gulma
- pindahkan bibit jika 1 lubang tumbuh lebih dari dua tanaman
- beri pupuk daun merek Gandasil 2-3 minggu sekali
- semprot pakai insektisida untuk membasmi kutu

Pertumbuhan Timun Suri:
- umur 21 hari keluar bunga
- umur 35 hari keluar pentil
- penyemprotan pupuk daun 2 hari 1 x
- penyemprotan pembasmi kutu dg Endrin 2 x seminggu

Panen Timun Suri:
- jika buah keluar getah dari pangkal berarti matang
- potong buah serta tangkai 2 cm
- panen pada pagi hari

Sumber: Tabloid Peluang Usaha

Cara Menanam Timun Suri

Posted by Cara & Teknik Thursday, September 13, 2012 0 komentar
Timun suri tinggi kadar airnya. Rasanya memberikan cita rasa khas pada minuman koktail yangmenambah kesegaran. Ia terutama kaya kandungan mineral kalium dan provitamin A serta serat makanan. Zat gizi dan nirgizi yang terkandung di dalam buah timun suri dan blewah bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan fungsi ginjal dan limpa, dan menurunkan tekanan darah.

Memperbanyak tanaman mentimun dilakukan dengan biji. Benih dapat ditanam langsung di lubang tanam sebanyak 3 benih/lubang.

Cara menanam timun suri:
1. Bersihkan lahan dari gulma, rumput, pohon yang tidak diperlukan.
2.Tanah diolah dengan bajak/cangkul sedalam 30-35 cm sambil membalikkan tanah. Buat lubang tanam dengan tugal dengan jarak tanam 100 cm antar barisan dan 50 dalam barisan.
3.Tanam 2-3 benih mentimun dan tutup dengan tanah tipis, sirami permukaan bedengan. Benih akan tumbuh setelah 3-5 hari.
4. Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore
5. Penyiangan dilakukan untuk membuang gulma yang ada di sekitar.
6. Setelah berusia 1 bulan tutupi dengan alang-alang kering untuk menjaga kelembabannya.
7. Buah dapat dipanen setelah 2-3 bulan.
8. Buah dipanen di pagi hari sebelum jam 9.00 dengan cara memotong tangkai buah dengan pisau tajam.

(disarikan dari berbagai sumber)

Cara Membudidayakan Mentimun Ala Thailand

Posted by Cara & Teknik Monday, September 10, 2012 0 komentar
Thailand saat ini berpenduduk ± 62 juta jiwa orang. Penduduk Thailand biasa mengkonsumsi makanan yang sama dengan penduduk negara lain di daerah tropis. Mereka memasak berbagai macam masakan dan saling berbagi dengan yang lain. Salah satu masakan mereka yang terkenal adalah Man Preg (Indonesia : sambal) dengan bumbu sayur – sayuran. Sayur yang terpenting adalah timun. Sehingga penduduk Thailand menkonsumsi timun dalam jumlah besar, yang apabila diasumsikan kebutuhan timun dalam bentuk benih sekitar 60 – 80 ton/tahun. Berdasarkan varietasnya, tanaman timun dapat dibagi menjadi 3 (menurut ukurannya ), tetapi petani di Thailand juga membedakan berdasarkan lokasi tanam, seperti :

- Varietas ukuran kecil Panjang ± 7 – 9 cm dan diameter 3.5 cm, berwarna hijau muda/terang dengan garis – garis putih. Petani di Thailand biasa menanam di lahan tanpa menggunakan lanjaran.
- Varietas ukuran medium Panjang ± 13 – 15 cm dan diameter 4 cm. Warna buah hijau terang, petani di Thailand biasa menanam dengan menggunakan lanjaran.
- Varietas ukuran panjang Panjang ± 18 – 22 cm, dan diameter 4 – 4.5 cm.

Petani di Thailand biasa menanam dengan menggunakan lanjaran. Varietas yang banyak ditanam adalah Hercules, Asian Star, Titan dan Ninja.

AREA TANAM TIMUN DI THAILAND

- Thailand bagian tengah

Petani Thailand di daerah ini menyukai varietas ukuran kecil, mereka menanam dengan mengggunakan bedengan dan terdapat irigasi diantara bedengan. Beberapa area di daerah ini menanam varietas ukuran panjang dan pengairan dengan menggunakan sprinkle, seperti di Nakornphatom, Supanburi, Angthong, Ratchaburi, Nakornnayok, Lopburi, dll.

- Thailand bagian Utara – Timur

Petani di daerah ini menyukai tananam timun varietas ukuran medium dan varietas ukuran panjang. Menanam timun dengan menggunakan lanjaran. Seperti di daerah Nakornratchasima, Korn Kaen, Burirum, Surin, Ulbolratchathani, Yasothorn, Nongkai, dll.

- Thailand bagian Utara.

Petani di daerah ini menanam timun varietas ukuran panjang dengan menggunakan lanjaran, seperti di daerah : Chiang Mai, Cjhinag Rai, Tak, Sukothai, dll.

- Thailand bagian Selatan

Di daerah ini memiliki iklim seperti di Indonesia dengan 2 musim. Musim hujan dan musim kemarau. Petani di daerah ini menanam timun varietas ukuran panjang dan ditanam dengan menggunakan lanjaran.

CARA MENANAM TIMUN ALA THAILAND

1. Menyiapkan lahan

Pertama kali tanah diolah dan dikeringkan selama 7 hari, kemudian dioalh kembali dengan diberi pupuk dengan formula 15 – 15 – 15 sekitar 300 Kg/Ha ( 5 sacks) kemudian ditutup dengan mulsa plastik.

2. Penanaman benih

Setelah memilih benih timun dengan menggunakan varietas yang bagus seperti Hercules, Asian Star, Ninja, Titan, kemudian membuat lubang pada mulsa plastik dengan jarak antar lubang 35 – 40 cm, dan ditanam dengan sistem dua baris tiap bedeng ( double row ).

3. Pengairan dan perawatan

Pengairan dilakukan / diberikan diantara bedengan dan sebelum transplanting dengan pemberian air di setiap lubang tanam. Setelah itu benih ditanam 1 – 2 benih/ lubang.2 – 3 hari kemudian, semua benih telah tumbuh dan diberi air setiap pagi. Setelah berumur lebih dari 10 hari, diberikan pengairan diantara bedengan dan dilakukan setiap 2 hari sekali. Pada umur 13 – 15 hari setelah tanam, diberi pupuk dengan formula 15 – 15 – 15 sebanyak 150 Kg/Ha, dengan cara dikocorkan dan melakukan pemangkasan pucuk lateral pertama sampai kelima. Kemudian diberi lanjaran tiap lubang. Setelah tanaman berumur sekitar 20 hari setelah tanam, tanaman timun akan tumbuh secara bertahap yaitu sekitar 15 cm/malam (panjang dari pucuk utama).

4. Penyemprotan pesti-sida dan pupuk daun

Pada umur 7 – 10 hari disemprot dengan Kocide 10 gr + Mamigro 12 - 9 – 6 30cc + Fitomic 20 cc dilarutkan dalam 16 liter air.

Pada umur 15 hari disemprot dengan Kocide 10 gr + Starmyl 20 gr + Mamigro 12 – 9 – 6 30 cc+ Fitomic 30 cc dilarutkan dalam 16 liter air.

Pada umur 20 – 22 hari disemprot dengan Starmyl 30 gr + Winder 20 gr + Mamigro 21 – 21 – 21 30 cc + Fitomic 40 ccdilarutkan dalam 16 liter air.

Pada umur 25 – 30 hari disemprot dengan Starmyl 35 gr + Winder 30 gr + Mamigro 21– 21 – 21 30 cc + Fitomic 40 cc dilarutkan dalam 16 liter air.

5. Panen dan pengemasan

Pada umur 30 – 35 hst, timun dapat dipanen dengan menggunakan pisau. Potong tangkai bagian atas buah mentimun ( agar tanaman berumur panjang / dapat panen sampai beberapa kali). Buah timun dikemas dalam plasik transparant dengan berat 10 kg/pack.

Panen sebaiknya dilakukan setiap hari agar mendapatkan bentuk dan ukuran buah yang bagus dan batang tanaman dapat tumbuh terus. Panen dapat dilakukan 25 – 30 kali / tanaman.